CrossFire – Game F2P dengan Pendapatan Terbesar

Konsep free-to-play sejauh ini memang cukup sukses menarik minat para gamer di dunia. Meski bisa dimainkan secara gratis, game jenis ini biasanya menawarkan microtransactions yang memungkinkan gamer untuk membeli beragam item tambahan.

Sepanjang tahun 2013 lalu, game online asal Korea Selatan, CrossFire, muncul sebagai game free-to-play dengan pendapatan terbesar, yakni mencapai angka USD 957 juta!

Walaupun pertama kali rilis di Korea Selatan pada tahun 2007 silam, nampaknya hingga saat ini CrossFire masih sangat diminati. Terlebih setelah sang developer, SmileGate, bekerjasama dengan banyak publisher dari negara-negara yang berbeda.

Cross-fire[quotes]CrossFire – game FPS besutan Korea Selatan berhasil menetapkan diri sebagai game F2P tersukses di sisi pendapatan.[/quotes]

F2P-Top10-2013

Sementara itu, di tempat kedua ada League of Legends yang berhasil meraih USD 624 juta. Peringkat ketiga dan keempat diduduki oleh Dungeon Fighter Online dan World of Tanks dimana masing-masing meraih USD 426 juta dan USD 372 juta. Dua game populer dari Valve, Team Fortress 2 dan Counter Strike Online, ‘hanya’ berada di urutan ke-9 dan ke-10. Mereka meraup pendapatan sebesar USD 139 juta dan USD 121 juta.

Dengan potensi pendapatan yang bisa dibilang sangat menjanjikan, konsep free-to-play dengan bumbu microtransaction nampaknya akan semakin menjadi primadona di 2014. Salah satu game yang siap hadir dengan konsep ini adalah Deep Down garapan Capcom. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda termasuk gamer yang menyukai game-game free-to-play?